Mamak

Tak ada alasan selain daripada menganggur tidak berpenghasilan. Jualan. Awalnya Mamakku hanya membawa beberapa bungkus tahu dua ribuan, sambil menjaga Adikku yang saat itu masih taman kanak-kanak. Tak disangka, makin lama makin banyak bungkusan yang dibawa, sampai keranjang putih itu terikat di boncengan sepeda. “Alhamdulillah, La, dagangan Mamak makin ramai, kalian yang manutan ya samaLanjutkan membaca “Mamak”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai